Ilustrasi gambar KPM sedang mengecek namanya dalam daftar penerima
Undangan "Hilang", KPM Menuntut Kejelasan
Seorang KPM berinisial NH, warga Dusun Komis, menceritakan bahwa ia baru mengetahui statusnya sebagai penerima BLT Kesra setelah melakukan pengecekan data.
NH menuturkan bahwa ia telah meminta bantuan kerabat untuk menanyakan langsung kepada pihak yang disebut-sebut sebagai pengedar undangan. Yang mengejutkan, undangan itu dipercayakan kepada seseorang yang bukan berasal dari unsur perangkat desa.
KPM Beritikad Baik, Namun Menuntut Transparansi
Kasus yang dialami NH rupanya bukan satu-satunya. Beberapa warga lain dikabarkan mengalami masalah serupa, sehingga memunculkan dugaan adanya pengambilan atau penahanan undangan oleh pihak yang tidak berhak.
Para KPM menegaskan bahwa mereka masih membuka ruang dialog agar persoalan ini selesai secara baik-baik.
Butuh Penjelasan Resmi dari Pemerintah Desa
Hilangnya undangan pencairan BLT Kesra memunculkan beberapa pertanyaan penting:
- Siapa yang ditunjuk secara resmi untuk membagikan undangan?
- Mengapa pendistribusian dilakukan oleh pihak yang bukan perangkat desa?
- Apakah ada mekanisme kontrol untuk memastikan undangan sampai ke tangan penerima?
Dalam program bantuan sosial, undangan merupakan dokumen kunci karena menjadi syarat pencairan dana. Jika undangan tidak sampai ke KPM, hak mereka berpotensi terhambat atau bahkan hilang.
Warga Menunggu Klarifikasi
Hingga informasi ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Desa Komis terkait dugaan hilangnya undangan BLT Kesra. Warga berharap pemerintah desa memberikan penjelasan terbuka dan mengambil langkah korektif untuk memastikan tidak ada KPM yang dirugikan.
Sementara itu, para KPM yang terdampak memilih menunggu itikad baik dari pihak yang memegang undangan. Namun mereka menegaskan bahwa pengaduan ke aparat penegak hukum akan ditempuh jika tidak ada penyelesaian.
Posting Komentar
Silakan tinggalkan komentar Anda dengan bahasa yang sopan dan relevan dengan topik. Komentar yang mengandung spam, tautan promosi, atau ujaran kebencian akan dihapus oleh moderator.